Mengenal Jenis Jenis Kambing

Posted by Budidaya Ternak Sunday, December 23, 2012 0 komentar
Mengenal Jenis Jenis Kambing

Kambing merupakan salah satu hewan yang tertua dijinakkan oleh manusia. Kambing yang dikenal sekarang diperkirakan merupakan keturunan dari tiga jenis kambing liar yaitu :

1. Capra hircus, berasal dari daerah antara Pakistan dan Turki.
2. Capra falconeri, berasal dari daerah sepanjang Kashmir.
3. Capra prica, berasal dari daerah sepanjang Balkan.

Dari ketiga jenis kambing tersebut, sekarang dikenal beberapa bangsa kambing yang tersebar hampir keseluruh dunia.

Bangsa-bangsa tersebut diantaranya adalah :

1. Kambing Asli Indonesia
Dikenal dengan nama Kambing Kacang. Tubuhnya kecil pendek, kepala ringan dan kecil, telinga pendek. Baik jantan maupun betinanya bertanduk. Pahjang tanduk pada jantan 10 cm sedang pada betina 8 cm.

Kambing betina berbulu pendek pada seluruh tubuhnya kecuali pada bagian ekor dan dagu (janggut). Pada kambing jantan selain di tempat-tempat tersebut tumbuh pula bulu paniang disepanjang garis leher, pundak dan punggung sampai ke ekor dan pantat (paha sebelah belakang).

Mempunyai warna tunggal putih, hitam dan coklat atau warna campuran dari ketiga warna tersebut.

Dipelihara untuk dimanfaatkan dagingnya (tipe pedaging).

2. Kambing Etawah
Berasal dari Jumnapari, India dan dimasukkan ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda. Kepala nya mirip dengan bentuk kepala domba jantan, hidung melengkung dan rahang bawah lebih menonjol. Daun telinganya panjang dan lebar sehingga terkulai ke bawah. Jantan dan betina bertanduk, panjang pada jantan 9-14 Cm sedang pada betina 7-13 Cm.

Mempunyai gelambir yaitu lipatan. kulit yang melebar dan terdapat sepanjang bagian bawah leher. Pada Jantan gelambir lebih besar daripada betina.

Kaki panjang, berbulu panjang pada garis belakang kakinya. Warna bulu kebanyakan campuran anta ra hitam, putih dan coklat.

Kambing ini termasuk tipe ganda (pedaging dan perah).

3. Kambing Peranakan Etawah (PE)
Merupakan hasil persilangan antara Kambing Etawah dan Kambing Kacang.

Sifatnya berada di antara sifat kambing Etawah dan kambing Kacang, misalnya hidung agak melengkung, telinga agak besar dan terkulai, besar tubuh antara kambing Etawah dan kambing Kacang.

Termasuk tipe ganda (pedaging dan perah).

4. Kambing Saanen
Berasal dari lembah Saane di Swiss. Kepala ringan dan seimbang dengan leher yang jenjang. Dahi lebar .telinga pendek dan tegak. Kambing jantan dan betina tidak bertanduk.

Berwarna putih mulus, kadang-kadang ada pula becak warna hitam pada hidung,telinga dan ambing.

Termasuk kambing tipe perah. Produksi susu 3-5 liter sehari.

5. Kambing Angora
Berasal dari Turki. Kepala besarnya sedang, dengan wajah berbulu pendek. Telinga tipis terkulai ke bawah. Jantan dan betinanya bertanduk.

Bulunya lebat dan panjang, disebut "mohair". Berwarna putih bersih dan mengkilat.

Disamping sebagai penghasil mohair, juga dapat sebagai penghasil susu dan penghasil kulit berambut (pelt) yang diambil dari anak kambing.

6. Kambing Kashmir
Berasal dari Tibet. Kepala besar, mata kecil dan leher pendek. Daun telinga sedang dan rebah. Jantan dan betina bertanduk. Wajah, telinga dan kaki bagian bawah berbulu pendek, sedang bagian tubuh lainnya di tumbuhi bulu penutup yang panjang berwarna abu-abu, Di bawah bulu penutup ini terdapat mohair yang lebat dan sangat halus.

7. Kambing Toggenburg
Berasal dari lembah Toggenburg di Swiss.

Berwarna coklat dengan warna putih dari daerah mulut sampai daun telinga, keempat kaki bagian bawah serta di bawah pangkal ekor. Jantan dan betina tidak bertanduk.

Termasuk tipe perah.

8. Kambing Nubian
Berasa dari Nubia, Afrika Timurlaut. Berwarna hitem putih, coklat putih atau coklat muda-putih. Tidak bertanduk. Telinga lebar, panjang dan terkulai ke-bawah. Termasuk tipe perah.

9. Kambing Alpin Perancis
Warna bulu bermacam-macam. Kadang-kadang bertanduk, kadang-kadang tidak. Telinga kecil, tegak ke atas. Sangat populer di Amerika Serikat karena produksi susunya yang tinggi (sekitar 6 liter per hari).
Sumber Pustaka
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment